Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha. Inilah penjelasan seimbang antara ikhtiar dan menyerahkan hasil kepada Allah.
Banyak yang keliru memahami tawakal sebagai sikap diam menunggu takdir. Padahal para ulama menjelaskan tawakal sejati justru menyatu dengan ikhtiar maksimal.
Seorang sahabat bertanya apakah untanya cukup dilepas sambil bertawakal, atau diikat dulu. Nabi menjawab:
اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ
"Ikatlah untamu, lalu bertawakallah."
HR. At-Tirmidzi
Maka tawakal adalah: berusaha sekuat tenaga dengan cara yang halal, lalu menyerahkan hasilnya dengan hati yang tenang kepada Allah.